Selamat Datang Kawan-kawan di Blognya Aris Wahyu Nugroho
Saat ini aku Kuliah Jurusan Informatika di Batam..!! bagi kalian yang mau berkenalan bisa Add Facebook saya..Jangan Lupa yaa klik Like nya,, biar tambah semangat

Indeks Korupsi Indonesia

Selasa, 19 Februari 2013 | komentar (1)


Ariswahyu37 – Perilaku korup masih merajalela di Indonesia. Buktinya, Indonesia masih berada di papan bawah peringkat indeks persepsi korupsi (IPK) dunia bahkan ASEAN, yang dirilis Transparency International (TI).

Indonesia berada di peringkat 118 dari 176 negara di dunia. Sementara untuk kawasan regional ASEAN, Indonesia hanya berada di atas Laos di peringkat 160,Vietnam (123),dan Myanmar (172).IPK yang dibuat TII merupakan gabungan indeks persepsi korupsi dari banyak lembaga survei di dunia, dengan berbagai macam indikator yang digunakan untuk membandingkan antarnegara. Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII) Natalia Soebagjo menjelaskan, metodologi pengukuran IPK tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini TI menggunakan sumber data di antaranya dari Bertelsman Foundation Suistainable Government Indicators, Political and Economic Risk Consultancy,dan Transparancy International Bribe Payer Survey.Tahun lalu Indonesia berada di peringkat 110 dengan skor 3. ”Namun, peringkat tahun lalu tidak bisa dibandingkan dengan rangking tahun ini, karena metode yang berbeda. Jadi, tidak bisa kita bilang peringkat Indonesia turun atau naik.Tapi yang pasti Indonesia masih berada di jajaran bawah,”tutur Natalia.

Dengan metode baru, peringkat Indonesia bahkan di bawah negara Timor Leste yang berada di peringkat 113 dengan skor 33. Indonesia yang memiliki skor IPK 32, sejajar dengan Republik Dominika, Ekuador,Madagaskar,dan Mesir.” Skor 32 menunjukkan bahwa Indonesia masih belum dapat keluar dari situasi korupsi yang sudah mengakar,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Natalia memaparkan, kondisi saat ini masih belum mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal itu tampak dari belum adanya reformasi di tubuh kepolisian dan kejaksaan, masih adanya pelemahan terhadap lembaga antikorupsi, serta masih adanya kasus-kasus besar yang hingga kini belum tuntas penyidikannya. Karena itu,TII mendorong agar penyidikan dan penindakan kasus-kasus berskala besar dituntaskan.

Kemudian, peningkatan kemandirian dan kredibilitas kejaksaan dan kepolisian serta pengadilan dalam menangani kasus korupsi terus ditingkatkan.Artinya tiga lembaga tersebut, selain dilarang keras menerima suap,juga tidak boleh terintervensi dengan kekuatan politis yang ada. ”Lalu pelemahan terhadap KPK harus dihentikan,pelayanan publik dan perizinan usaha harus dipermudah,”kata Natalia.
Tahun lalu pemerintah menargetkan pada 2014, skor IPK Indonesia mencapai 5. Natalia membeberkan, pemerintah sudah seharusnya merevisi target itu karena selain metodenya berbeda, target itu dirasakan tidak realistis.Menurut Natalia,pada metode yang lama untuk meningkatkan 10 poin skor saja diperlukan waktu 10 tahun.”Untuk itu,memang pemerintah perlu merevisi target,”tandas dia.

Metode baru dalam penyusunan peringkat IPK tahun ini memungkinkan perbandingan antarwaktu dengan melakukan agregasi terhadap skor dari indeks-indeks sumber, dan bukan melakukan agregasi terhadap skor urutan dari negaranegara pada indeks sumber. Dengan metode lama, perubahan skor antar tahun sebuah negara bisa disebabkan karena perubahan yang terjadi di negara lain dan bukan karena perubahan di negara itu sendiri.

Hal ini menyebabkan skor suatu negara tidak bisa diperbandingkan antar tahun. ”Dengan metode yang baru, skor antar tahun suatu negara dapat diperbandingkan, sehingga perubahan skor tersebut bisa diinterpretasikan sebagai representasi perbaikan atau kelemahan usaha pemberantasan korupsi,”beber Natalia. Pada metode lama, rentang indeks IPK adalah 0–10 dengan perincian 0 dipersepsikan sangat korup dan 10 berarti sangat bersih.

Sementara metode baru skala skor adalah 0–100 dengan 0 diartikan sangat korup dan 10 sangat bersih. IPK tahun ini menempatkan Denmark,Finlandia,dan Selandia Baru negara dengan skor tertinggi (90). Lalu disusul Swedia (88),Singapura (87).Sedangkan yang terbawah adalah Somalia (8),Korea Utara (8),Afghanistan (8), Sudan (13), dan Myanmar (15).Di ASEAN, Singapura menjadi yang tertinggi.
Negeri Singa itu berada di peringkat 5 dengan skor 87.lihat grafis. Pelaksana Harian Deputi Polhukam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Slamet Sudarsono menjelaskan, pemerintah terus mengoptimalkan sistem integritas nasional( SIN) dalamupaya pemberantasan korupsi. SIN melibatkan legislatif,eksekutif,yudikatif, partai politik,lembaga pengawas, media, masyarakat sipil, dan sektor swasta.

”Urgensinya saat ini adalah kurangnya independensi antar pilar dalam upaya pemberantasan korupsi, perlunya peningkatan komitmen pimpinan di setiap level dan pemberantasan korupsi terlalu mengandalkan penegak hukum,” papar Slamet. Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi Giri Suprapdiono mengatakan seharusnya Indonesia memiliki kemauan kuat bisa memberantas korupsi sampai ke akarnya. IPK tahun ini, kata Giri, memperlihatkan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam pemberantasan krisiandi sacawisastra_korupsi.


src    ariswahyu37_punya-magna
Share this article :
1 Comments
Tweets
Komentar

+ komentar + 1 komentar

1 April 2013 pukul 23.49

GAY HOMOSEKSUAL BISEKS
look for seriously but privat...

salam kenal semua pria" yg sempat membaca tulisan ini.
Yg Mungkin ada ketertarikan / pernah bersangkutan dg ini.
Tidak mengundang kefanatikan/kemunafikan anda.
#
Kadang tanpa kita sadari dg kasat mata, bahwa batin kita sdg merintih, sebenarnya mereka jg ingin dibelai...
Mungkin banyak penilaian miring? Tapi kami juga manusia. Juga punya hati. Yg punya cinta sayang & sangat setia.
Banyak kasus yg anda liat di media,image buruk ttg GAY? Tapi tidak semua sama.
Yg anda tonton adalah tragedi,
yg harmonisnya anda tentu blm lihat!
Itu semua tergantung bagaimana watak dasar & didikan lingkungan pd seseorang.
Mungkin perlu anda tau, pada saat kami sudah menyatakan Rasa suka,
barulah anda tau, bahwa anda bisa merasakan bagaimana anda dihargai sbg pasangan.
Yg mungkin sebelumnya anda tidak pernah dapatkan!
salam kenal dari saya ; O85664600785
maaf,buatku
Hati lbh penting drpd fisik...

Posting Komentar

mohon koment nya sobb..!!
Bagi yg tidak login blog bisa beri komentar sebagai Name/URL
Bagi yg tidak punya blog bisa beri komentar sebagai Anonymoustidak di sarankan

Random Post (silahkan pilih)

 
Support : Home | Daftar Isi | My University
Copyright © 2010-2012. plagiarist - Blog Informasi -
Template Created by Imagine Published by Mas Template
Power On Blogger