Selamat Datang Kawan-kawan di Blognya Aris Wahyu Nugroho
Saat ini aku Kuliah Jurusan Informatika di Batam..!! bagi kalian yang mau berkenalan bisa Add Facebook saya..Jangan Lupa yaa klik Like nya,, biar tambah semangat

Awalnya Virus Komputer Hanya Guyonan

Jumat, 21 September 2012 | komentar


Bagaimana rasanya komputer Anda kemasukan virus? Jengkel, sebal, Geli, dan marah pastinya. Perkembangan teknologi juga membuat virus komputer semakin canggih dan akibat yang ditimbulkan beraneka. Tujuan penyebaran virus juga bukan sekadar menganggu sistem kerja komputer saja, tetapi punya tujuan tertentu, termasuk ekonomi dan politik.
Kini virus komputer telah berusia 25 tahun, terhitung dari saat dibuat kali pertama oleh Rich Skrenta. Alumni sekolah tinggi Mt Lebanon Senior High School, dekat Pittsburgh ini awalnya menciptakan virus komputer untuk guyonan dengan teman-temannya.

Skrenta waktu itu bekerja membantu peluncuran kerjasama direktori web pada Topix berita bisnis online, yang kini dimiliki oleh Netscape. Dia masih ingat bagaimana awalnya meluncurkan Elk Cloner, virus komputer pertama di dunia. Elk Cloner, seperti virus lain, bisa menggandakan diri, bukan apa-apa jika dibandingkan program-program merugikan yang ada saat ini. Setiap komputer yang terinfeksi, akan memunculkan kalimat-kalimat bernada ejekan.

Namun teman-teman Skrenta saat itu dibuat pusing karena ulahnya. Mereka mulai tidak mempercayai Skrenta. Caranya, cukup mudah. Mereka tidak mau menerima disket dari Skrenta.
Dalam libur musim dingin, dia bekerja keras dengan menggunakan komputer Apple II, sebuah PC yang banyak dipakai saat itu, untuk menemukan bagaimana cara memasukkan pesan-pesan itu ke dalam disket secara otomatis. Dia mengembangkan apa yang kini disebut sebagai virus 'boot sector'. Ketika komputer booting atau start up, disket yang terinfeksi membuat kopi virus ke dalam memori komputer.

Ketika ada orang memasukkan disket yang belum terinfeksi ke komputer tersebut dan menulis perintah catalog untuk melihat daftar file, kopi virus ikut masuk ke dalam disket. Begitu seterusnya, sehingga virus itu menyebar dari disket ke disket, dan dari komputer ke komputer lain.

Virus tersebut, meski mengganggu para 'korbannya', namun relatif tidak berbahaya dibandingkan virus yang dibuat dewasa ini. Setiap orang ke-50 mengeboot disket terinfeksi virus, sebaris kalimat yang ditulis muncul di layar. “Saya akan masuk ke semua disketmu; Ini akan merasuki chipmu.”

Skrenta mulai menyebarkan virus itu pada awal 1982 di antara teman-temannya di sekolah dan di klub komputer setempat. Bertahun-tahun kemudian, dia mendengarkan cerita-cerita dari para korban virus komputernya, termasuk seorang pelaut pada masa Perak Teluk pertama, atau hampir satu dekade kemudian. Mengapa pelaut itu masih memakai Apple II, Skrenta tidak tahu.

Kini, ada ratusan ribu virus, mungkin lebih dari sejuta, tergantung bagaimana orang menghitung turunan variasinya. Virus pertama yang menghantam komputer menggunakan sistem operasi buatan Microsoft dimulai 1986, saat dua bersaudara asal Pakistan menulis program boot sector yang dikenal dengan nama Brain. Virus ini digunakan untuk 'menghukum' orang yang membajak peranti lunak. Meskipun demikian, virus ini tidak menyebabkan kerusakan serius. Pada layar akan tetrulis nomor telepon toko komputer kedua bersaudara itu untuk perbaikan.

Dengan pertumbuhan internet, menjadikan satu cara baru menyebarkan virus, yaitu melalui e-mail. Melissa (1999), Love Bug (2000), dan SoBig (2003), merupakan contoh dari banyak ancaman bagi jutaan komputer di seluruh dunia, dan menyebar dengan cara meng-klik attachment e-mail. 

Share this article :
0 Comments
Tweets
Komentar

Posting Komentar

mohon koment nya sobb..!!
Bagi yg tidak login blog bisa beri komentar sebagai Name/URL
Bagi yg tidak punya blog bisa beri komentar sebagai Anonymoustidak di sarankan

Random Post (silahkan pilih)

 
Support : Home | Daftar Isi | My University
Copyright © 2010-2012. plagiarist - Blog Informasi -
Template Created by Imagine Published by Mas Template
Power On Blogger